Mengapa PANA Wajib Digunakan Untuk Mencegah Pemalsuan Tanda Tangan Pada Dokumen Persetujuan Pengadaan

Daftar Isi

Mengapa PANA Wajib Digunakan Untuk Mencegah Pemalsuan Tanda Tangan Pada Dokumen Persetujuan Pengadaan

Risiko pemalsuan tanda tangan pada dokumen persetujuan pengadaan berpotensi menimbulkan kerugian finansial dan kerusakan reputasi perusahaan. Hadirnya PANA, sistem penciptaan dan tata naskah dinas untuk pembuatan dokumen resmi dan korespondensi, membantu menekan risiko ini melalui penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE) bersertifikat yang terintegrasi dengan BSrE (Badan Siber dan Sandi Negara) dan Peruri (Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia).

Pengenalan Tanda Tangan Elektronik Bersertifikat

Tanda Tangan Elektronik (TTE) adalah mekanisme penandatanganan dokumen secara digital yang memberikan jaminan keaslian, integritas, dan keterikatan hukum. Dalam implementasinya pada PANA, TTE diterbitkan dan dikelola sesuai standar sertifikasi yang diakui oleh BSrE dan Peruri, sehingga tanda tangan elektronik pada dokumen memiliki kekuatan hukum dan sulit dipalsukan.

Keunggulan PANA Dalam Mencegah Pemalsuan Tanda Tangan

PANA disusun untuk mengamankan seluruh siklus pembuatan dan persetujuan dokumen. Fitur utama yang relevan untuk mencegah pemalsuan tanda tangan meliputi:

  • Dasbor Pintar: Memudahkan pemantauan status naskah (Draft, Review, Disetujui, Ditolak) secara real-time sehingga perubahan dan penandatanganan dapat terdeteksi segera.
  • Template Naskah Dinas: Format baku yang mengurangi kesalahan pembuatan dokumen dan memastikan struktur yang konsisten untuk keperluan validasi dan audit.
  • Alur Persetujuan: Proses persetujuan berjenjang yang jelas sehingga setiap langkah otorisasi tercatat dan hanya pihak berwenang yang dapat menandatangani.
  • Tanda Tangan Elektronik Terintegrasi: Integrasi TTE dengan BSrE dan Peruri memastikan validitas sertifikat tanda tangan, mengurangi kemungkinan pemalsuan identitas penandatangan.
  • Catatan Naskah dan Jejak Audit: Pencatatan riwayat lengkap aktivitas naskah (siapa, kapan, tindakan apa) yang diperlukan untuk penyelidikan dan kepatuhan internal maupun eksternal.

Keamanan Proses Persetujuan untuk Pengadaan

Pada proses pengadaan barang dan jasa, bukti otentik dan jejak audit merupakan kebutuhan mutlak. Dokumen yang ditandatangani menggunakan TTE dalam PANA memungkinkan verifikasi identitas penandatangan dan memastikan integritas dokumen sejak saat penandatanganan hingga penyimpanan arsip. Hal ini mempercepat penyelesaian kontrak dan mengurangi sengketa terkait keabsahan tanda tangan.

Penerapan dan Dukungan Implementasi

Implementasi PANA dilengkapi dengan panduan operasional, pelatihan pengguna, dan dukungan teknis untuk memastikan tata naskah dinas dan alur persetujuan berjalan sesuai kebijakan organisasi. Pendekatan ini membantu organisasi menegakkan otoritas tanda tangan dan memenuhi persyaratan audit.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai manfaat dan fitur lengkap PANA – Sistem Penciptaan & Tata Naskah Dinas, kunjungi tautan produk kami.

Adopsi sistem yang menggabungkan TTE bersertifikat, alur persetujuan berjenjang, dan jejak audit meningkatkan keamanan dokumen persetujuan pengadaan dan mengurangi risiko pemalsuan tanda tangan.

BAGIKAN:

Facebook
X
WhatsApp