Proses digitalisasi dokumen kini berjalan cepat di hampir semua instansi. Namun, banyak organisasi masih menghadapi masalah serius: dokumen mudah dipalsukan, rantai persetujuan tidak terlacak, dan jejak audit sulit ditemukan. Masalah ini nyata dan berisiko tinggi.
PANA by Indoarsip hadir untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sistem ini mengelola naskah dinas dari awal hingga akhir — sekaligus menjamin validitas setiap dokumen legal yang Anda buat.
PANA singkatan dari Penciptaan Naskah. Indoarsip merancang aplikasi ini khusus untuk persuratan dan tata naskah dinas.
PANA mengelola dua alur utama: penciptaan naskah keluar dan penerimaan naskah masuk. Semua proses berjalan dalam satu platform terpadu — dari penyusunan, pengecekan, persetujuan, tanda tangan elektronik, hingga distribusi.
Hasilnya: setiap tahap tercatat rapi dan mudah ditelusuri.
Dokumen legal yang valid butuh dua hal: konten asli dan tanda tangan yang sah. PANA menjaga keduanya lewat empat fitur utama.
PANA terhubung langsung dengan Peruri/BSrE. Penandatangan membubuhkan TTE setelah naskah berstatus Approved. Sistem mencatat seluruh riwayat tanda tangan secara otomatis. Dokumen pun memiliki kekuatan hukum yang kuat.
Setiap naskah melewati workflow yang sudah ditetapkan. Sistem menerapkan Role-Based Access Control (RBAC). Hanya pejabat berwenang yang bisa melihat, mereview, atau menyetujui naskah. Risiko manipulasi dokumen pun turun drastis.
Sistem menghasilkan nomor naskah secara otomatis. Format nomor menyesuaikan aturan masing-masing instansi. Cara ini mencegah nomor ganda dan salah format yang bisa melemahkan keabsahan dokumen.
PANA menyimpan semua riwayat naskah keluar secara otomatis. Tim audit dapat melihat detail setiap proses kapan saja. Seluruh naskah juga tersimpan sebagai arsip resmi yang mudah dicari.
PANA memberi nilai lebih dari sekadar digitalisasi dokumen biasa. Berikut tiga manfaat utama yang langsung Anda rasakan.
Pertama, status naskah selalu terpantau. Tim Anda melihat posisi setiap dokumen secara real-time — Draft, Review, Approved, atau Ditolak. Tidak ada lagi dokumen yang hilang di tengah proses.
Kedua, adaptasi pengguna berlangsung cepat. Tampilan editor PANA menyerupai Microsoft Word. Staf tidak perlu waktu lama untuk belajar menggunakannya.
Ketiga, AI Assistant mempercepat pembuatan naskah. Pengguna dapat memanfaatkan fitur AI untuk menyusun naskah lebih cepat dan akurat.
Untuk solusi pengelolaan arsip digital yang lebih menyeluruh, baca juga artikel kami tentang Document Management System dari Indoarsip.
Legalitas dokumen bukan soal format semata. Ini soal kepercayaan, akuntabilitas, dan perlindungan hukum.
PANA memastikan setiap naskah dinas melewati proses yang tertib. Sistem menandatangani dokumen secara sah dan menyimpannya sebagai bukti yang bisa ditelusuri kapan saja.
Mulai kelola dokumen legal Anda dengan lebih aman dan profesional bersama PANA.
Apa itu Arsip digital? Arsip digital adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam format elektronik yang…
Pernahkah Anda merasa data sudah ada di mana-mana, tapi keputusan bisnis tetap diambil berdasarkan intuisi…
Di era transformasi digital, penggunaan dokumen elektronik dalam tata kelola organisasi maupun bisnis semakin tak…
Kerja yang semakin fleksibel, tim tidak lagi selalu berada di satu lokasi yang sama. Staf…
Setiap tahun, ruang arsip perusahaan bertambah penuh — bukan karena dokumennya bertambah penting, melainkan karena…
Ruang kantor adalah aset produktif. Namun kenyataannya, banyak perusahaan di Indonesia justru menggunakannya sebagai gudang…