Mengubah Mimpi Buruk Audit Eksternal Menjadi Proses Tertib Dengan Arjuna
Pada sektor manufaktur, pengelolaan arsip dan dokumentasi merupakan tantangan strategis. Ketika audit eksternal berlangsung, perusahaan sering menghadapi kesulitan menjamin ketersediaan arsip penting dan keakuratan jejak audit. Di sinilah Arjuna, sebagai Sistem Pengelolaan Siklus Hidup Arsip, berperan untuk mengatasi persoalan tersebut secara terstruktur.
Pentingnya Pengelolaan Arsip dalam Audit Eksternal
Pengelolaan arsip yang tidak rapi dapat menghambat proses audit dan menimbulkan risiko finansial serta reputasi. Audit eksternal mengevaluasi keandalan informasi dan jejak audit; kekurangan dalam dokumentasi atau retensi arsip berpotensi menyebabkan temuan audit yang merugikan. Oleh karena itu dibutuhkan sistem yang mengelola seluruh siklus hidup arsip secara konsisten, mulai dari registrasi, klasifikasi, hingga pemusnahan.
Arjuna: Solusi Terintegrasi untuk Pengelolaan Arsip
Arjuna adalah Sistem Pengelolaan Siklus Hidup Arsip yang dirancang untuk memastikan setiap langkah pengelolaan arsip tercatat dan dapat diverifikasi. Fitur-fitur inti dirancang untuk mendukung kepatuhan audit, mengurangi risiko kehilangan informasi, dan mempercepat proses pemeriksaan dokumen oleh auditor.
1. Registrasi dan Pemberkasan Arsip
Setiap arsip yang masuk dicatat lengkap dengan metadata dan konteks yang relevan. Pencarian arsip dapat dilakukan cepat berdasarkan kode klasifikasi, nomor, tanggal, atau atribut lain yang ditetapkan, sehingga tim audit dapat menemukan bukti yang diperlukan tanpa penundaan.
2. Pemantauan Retensi dan Notifikasi
Fungsi pemantauan retensi melalui Jadwal Retensi Arsip memungkinkan perusahaan melacak masa simpan setiap arsip. Sistem memberikan notifikasi saat arsip perlu dipindahkan atau dimusnahkan, mencegah penumpukan berkas yang tidak perlu dan menjaga keteraturan administratif.
3. Pemusnahan Arsip yang Tertib
Pemusnahan arsip dilakukan secara resmi sesuai prosedur. Dengan Arjuna, seluruh proses mulai dari usulan pemusnahan hingga pembuatan berita acara tercatat, sehingga menyediakan bukti akuntabel untuk kebutuhan kepatuhan dan audit.
4. Alih Media dengan Kontrol Mutu
Proses alih media menuju format digital dikelola secara terstruktur dengan pencatatan langkah demi langkah. Setiap tindakan alih media terdokumentasi untuk memudahkan verifikasi saat audit dan memastikan integritas serta keterbacaan data jangka panjang.
Kepentingan Jejak Audit yang Lengkap
Jejak audit yang lengkap adalah dasar untuk menunjukkan kepatuhan proses pengelolaan arsip. Dengan Arjuna, setiap aktivitas terkait arsip—pencatatan, akses, pemindahan, hingga pemusnahan—terpantau dan terekam, memberikan transparansi yang diperlukan oleh auditor internal maupun eksternal.
5. Kontrol Akses yang Ketat
Keamanan informasi menjadi prioritas. Sistem menerapkan kontrol akses berbasis peran sehingga hanya pengguna berwenang yang dapat melihat atau memodifikasi arsip sensitif, mengurangi risiko kebocoran dan penyalahgunaan informasi.
Dengan penerapan Arjuna, perusahaan manufaktur dapat mengubah proses audit eksternal dari kegiatan yang menegangkan menjadi proses yang tertib, terverifikasi, dan efisien. Pengendalian siklus hidup arsip yang konsisten mendukung kepatuhan, mengurangi risiko, dan meningkatkan kecepatan respons saat audit berlangsung.