Migrasi arsip pasca merger menuntut pendekatan teknis yang terstruktur dan manajemen proyek menyeluruh. Penting untuk membedakan dua konsep berikut agar tanggung jawab dan hasil akhir jelas:
Sorting adalah kegiatan teknis yang meliputi identifikasi, klasifikasi, sortir, deskripsi, pelabelan, dan penataan arsip. Fokusnya pada pengolahan isi arsip secara sistematis sehingga memudahkan penyimpanan, pencarian, dan pemusnahan yang sesuai kebijakan.
Turnkey project (pengelolaan proyek total) adalah layanan end-to-end di mana penyedia menangani seluruh rangkaian pekerjaan—dari survei awal, pemilahan teknis, pengadaan infrastruktur penyimpanan, logistik pemindahan, hingga pelatihan dan penyerahan sistem kepada klien. Dalam model turnkey, tanggung jawab koordinasi dan hasil akhir berada pada penyedia layanan sesuai ruang lingkup kontrak.
Pada model turnkey, Indoarsip bertanggung jawab atas manajemen keseluruhan proyek migrasi arsip. Cakupan layanan meliputi:
Model turnkey memastikan adanya satu pihak yang bertanggung jawab penuh terhadap kualitas, jadwal, dan kepatuhan pada ketentuan kearsipan sehingga organisasi dapat fokus pada integrasi bisnis pasca merger.
Informasi lebih lanjut mengenai layanan Indoarsip terkait pemilahan arsip dan turnkey project tersedia di halaman resmi kami: Pemilahan Arsip dan Turnkey Project.
Apa itu Arsip digital? Arsip digital adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam format elektronik yang…
Pernahkah Anda merasa data sudah ada di mana-mana, tapi keputusan bisnis tetap diambil berdasarkan intuisi…
Di era transformasi digital, penggunaan dokumen elektronik dalam tata kelola organisasi maupun bisnis semakin tak…
Kerja yang semakin fleksibel, tim tidak lagi selalu berada di satu lokasi yang sama. Staf…
Setiap tahun, ruang arsip perusahaan bertambah penuh — bukan karena dokumennya bertambah penting, melainkan karena…
Ruang kantor adalah aset produktif. Namun kenyataannya, banyak perusahaan di Indonesia justru menggunakannya sebagai gudang…